Ibadah Haji Peradaban Dunia
H. Nasim Suraman
Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima
yang penting wajib ditunaikan oleh setiap muslim yang mempunyai syarat
istitho'ah sekali seumur hidupnya. Rukun Islam yang ke lima ini mempunyai
karakteristik yang khusus sebab berbeda dengan rukun Islam yang lainnya.
Ibadah
haji dan umroh merupakan suatu cita cita dan keinginan kebanyakan umat islam.
Setiap umat Islam ingin melaksanakannya. Maha
adil Allah Allah tidak hanya memanggil orang orang yang kaya dan mampu saja
menduniakan ibadah haji dan umrah akan tetapi Allah memampukan orang orang yang
terpanggil menjalankan ibadah haji dan umroh pada tahun 2012 penulis
melaksanakan ibadah haji bersama istri pada waktu itu satu kamar dengan jamaah
haji yang lain dari kab Bekasi bernama H.Kanta beliau termasuk jamaah haji kab
Bekasi yang berakhlak mulia dan tekun melakukan ibadah beliau dari kondisi yg
tidak mampu tapi Allah panggil menunaikan ibadah haji dengan cara Allah
memanggil nya dia diberangkatkan dan dibiayai anaknya..
Pada tanggal 17 Pebruari 2019 merupakan hari
yang penuh sejarah dan penuh keberkahan bagi 10 jamaah umroh ko kalijeruk kab
bekasi, sepuluh orang itu adalah bapak saan, manyin, Kirman,akyas, Reza,hasyim,
Tarman,Aris, bosin, h.komar. sepuluh orang ini diberang katkan gratis
melaksanakan umrah oleh salah seorang caleg DPR RI partai Golkar H.Amin Fauzi .
Kejadian
diatasi menunjukkan kekuasaan Allah kepada kita bahwa melaksanakan ibadah umroh
bukan hanya orang yang banyak uang saja tapi Allah memampukan orang orang yang
terpanggil tuk melaksanakan ibadah umroh dan haji.
KH Noer Alie pahlawan nasional kebanggaan
masyarakat Bekasi di dalam sebuah ceramahnya memo tivasi bagi jamaah barang
siapa yang ingin melaksanakan ibadah haji laksanakan dua hal :
1.
datangi orang yang walimatusyafat baik haji maupun umrah
2.
Datangi orang yang pulang melaksanakan ibadah haji atau umrah minta doa sama
Meraka
Dua hal
ini apabila dijalankan dan diyakini Dengan baik insyaallah diberikan kesempatan
oleh Allah melaksanakan haji atau umrah.
Banyak
sekali hal-hal yang luar biasa dalam perjalanan haji Dan umroh sebagai pegangan
dan banyak hikmah yang kita ambil.
Haji dan umrah merupakan suatu kegiatan rohani
yang didalamnya terdapat pengorbanan , ungkapan rasa syukur itu,berbuat
kebaikan dengan kerelaan hati, melaksanakan perintah Allah,serta mewujudkan
pertemu an besar dengan umat lainya doseliri dunia.
Haji menurut
bahasa (etimologi) adalah pergi ke
Baitullah (Kakbah) untuk melaksanakan ibadah yang telah ditetapkan atau
ditentukan Allah swt.
Secara istilah (terminologi)adalah pergi beribadah ke tanah suci (Mekah),
melakukan tawaf, sa’i, dan wukuf di Padang Arafah serta melaksanakan semua
ketentuan-kete umrah ntuan haji di bulan Zulhijah.
Pengertian menurut bahasa (etimologi) yaitu diambil dari kata “i’tamara”yang artinya berkunjung. Di dalam syariat, umrah artinya
adalah berkunjung ke Baitullah (Masjidil Haram) dengan tujuan mendekatkan diri
kepada Allah dengan memenuhi syarat tertentu yang waktunya tidak huditentukan
seperti halnya haji.
Hukum melaksanakan haji adalah wajib bagi setiap muslim yang mampu, sesuai dengan firman
Allah dalam Surah Ali Imran
Ayat 97. yang artinya. “Padanya
terdapat tanda-tanda yang nyata (di antaranya) maqam Ibrahin, barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah
dia. Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang
yang sanggup mengadakan perjalanan ke
Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji) maka sesungguhnya Allah
Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS Ali Imran: 97).
Syarat-syarat
(orang) wajib melakukan haji itu ada 7 (tujuh) yaitu
(a)
Islam;
(b)
bligh (cukup umur);
(c) Berakal sehat (tidak gila); (d) merdeka (bukan
budak);
(e) (bisa mengerjaka, yakni), i) ada bekalnya (ongkos
dirinya pulang pergi dan belanja untuk keluarganya yang ditinggal); ii) ada
kendaraannya (kepunyaan sendiri atau menyewa, bagi penduduk di luar kota Makkah
yang jauhnya 15 farsakh atau lebih lebih).
(f) Aman
jalannya;
(g) Bisa
pergi (berkesampaian).(1.kifayatul Akhyar :
177)
Syarat-syarat haji itu
ada 4 (empat): (a) Menjalankan ihram dengan niat (niat memasuki ibadah
haji dengan mengenakan pakaian tak berjahit pada tanggal 9 Dzulhijjah); (b)
Wukuf (berhenti) di Arafah (setelah rembang matahari pada tanggal 9
Dzulhijjah); (c) Tawaf (berkeliling) di (sekitar) Ka'bah (7 kali). (masuk
waktunya tengah malam Nahr / malam 10 Dzulhijjah. Akhir waktunya tak
terbatas. Diakhirkannya di luar hari Nahr makruh. Diakhirkannya di luar
hari-hari tasyriq sangat makruh). (d) Sa'i (berjalan cepat pulang pergi) antaa
bukit Safa dan Marwah (7 kali, dimulai dari Shofa dan diakhiri pada Marwah). Rukun umrah itu ada 3 (tiga)
yaitu (a) Ihram; (b) Thawaf dan Sa'i; (c) Bercukur rambut kepala atau
memendekkannya, menurut salah satu qaul (pendapat) yang kuat.Wajib
haji selain rukun itu ada 3 (tiga) yaitu: (a) Ihram mulai dari miqat; (b)
Melontar jumrah tiga; (c) Bercukur rambut kepala
(memendekkannya saja. Yang lebih
utama bagi pria bercukur dan bagi wanita memendek kannya).
Sunnahnya haji ada 7 (tujuh): (1) Ifrad, yaitu mendahu lukan
ibadah haji sebelum umrah; (2) Talbiyah
(mengucapkan Labbaikallahumma labbaik,
Labbaika laasyarika laka
labbaik, Innalhamda wanni'mata laka walmulka laa syarika lak); (3) Tawat qudum
(tawaf sebelum wukuf di Arafah); (4) Bermalam di Muzdalifah; (5) Bersalat
sunnah 2 rakaat setelah thawaf;
(6) Bermalam di Mina; (7) Tawaf wada' (tawaf ketika hendak keluar dari Makkah).
Dan wajiblah pria ketika ihram mengenakan pakaian tak
berjahid dan mengenakan kain dan
selendang putin (ini menurut qaul yang terkuat, seperti yang diterangkan
dalam Al-Majmuk).
Haji dan umrah adalah ibadah yang dapat dikatagorikan
ibadah maliyah karena membutuhkan
kemampuan dan bekal harta untuk menunaikan nya.
Banyak
sekali pelajaran pelajaran yang didapatkan dalam melaksanakan ibadah hajinya
sebagai pedoman hidup manusia dalam mencari Ridho dan Rahmat Allah.
Suatu contoh yang bisa kita ambil Ibrohim dari sebagian
ubah haji adalah Sya'i
Sya'i adalah
berlari lari kecil dari bukit shopa ke bukit Marwah
sebanyak 7 kali Sya’i termasuk dari rukun haji dan umroh
apa bila tidak dikerjakan maka tidak
Syah haji atau umrah nya.
Kembali
kepada jaman nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim mempunyai istri bernama Siti Hajar
ketika nabi Ismail lahir beliau meninggalkan keduanya dipandang pasir yang tandus
Pada
saat itu tidak ada makanan yang
tersedia bahkan sulit mencari air.
Pada saat itu Siti Hajar beriktiyar
mencari air dari bukit Shafa kebukit Marwah, dari bukit Marwah dan seterusnya
berulang mencarinya sampai 7 kali belum mendapatkan apa yang dicari sehingga
beliau pasrah diserahkannya bertawakal kepada Allah
dan istirahat didekat belahan jantung
hatinya Ismail kecil.
Subhanallah
disaat puncak kepasrahannya kepada Allah total tiba tiba memancar air didekat
kaki Ismail kecil memancar dengan deras air semakin lama semakin banyak
kemudahan keluarlah mutiara dari kata kata dari wanita Sholehah Zumi Zumi yang artinya kumpul kumpul..
Dari asal kata Zumi Zumi itu air itu sekarang terkenal dengan air ZAM ZAM air yang penuh barokah bahkan air terbaik sedunia.
Dari
kisah di atas
dapat diambil kesimpulan di dalam
mengarungi hidup ini dihidangkan apapun profesi
kita Istiqomah dijalankan jangan berputus asa jika ada kegagalan dan ujian terus semangat
ikhtiyar sampai kebahagian akan datang menghampiri orang orang yang selalu
berdoa dan berikhtiyar, Istiqomah dan tawakal.
Pengalaman
pengalaman ibadah haji dan umroh.
Pada tahun 2012 kami beserta istri melaksanakan ibadah haji
ada beberapa pengalaman
yang kami alami.
Motivasi berangkat haji. pada tahun 1999 kami menikah.Sebelum nikah masa masa ta’aruf sblm kami menikah penulis bertanya
kepada calon istri pada waktu itu kenapa ente mau Ama ana. Dengan spontan calon
istri menjawab karena ustad emang ustad kenapa berangkat hajinya cepat.
Dari
situlah motivasi kami melaksanakan ibadah haji sehingga setiap waktu kami
berdoa dan berikhtiyar sehingga tahun 2012 kami bisa melaksanakan ibadah haji tahun 2018 bisa melaksanakan ibadah umroh.
Ada beberapa pengalaman diantaranya secara umum
pelaksanaan ibadah haji dan umrah kami berjalan dengan lancar dan doa doa kami
yg kami panjatkan banyak yang sudah terkabul diantaranya ingin memiliki sekolah
Alhamdulillah terwujud sekarang kami memiliki
sekolah sendiri banyak
doa doa kami yang sudah terwujud
yg menambah keyakinan kami bahwa ditambah suci ada tempat tempat mustajab dalam
melaksanakan doa apabila doa
Pengalaman yang lain pada suatu hari kami berjalan bersama
sahabat H. Agus dan
istri nya didalam perjalanan kami ngobrol dalam obrolan itu terlontar katanya sulit mendapatkan cabe dan saya bilang sampai
saat ini belum
ketemu jengkol ketika itu kami berjalan menuju sahabat penulis
ketika di ponpes turus yang berdomisili di Mekah dan bekerja di kedutaan Arab Saudi bernama H. Ade Fathullah sesampainya dikediaman beliau kami
langsung disediakan makan siang penulis kaget karena menu makan siang saat itu ada
jengkol goreng.
Itu salah satu pengalaman yang penulis alami ketika melaksanakan
ibadah haji 2012.
Ibadah haji dan umrah merupakan dambaan kaum muslimin dan
muslimat bagi yang belum melaksanakan ibadah haji kencang kan niat terus
Istiqomah dalam berdoa dan berikhtiyar banyak
jalan menuju baitullah
Allah tidak hanya memanggil orang-orang yang mampu
kebaitullah tetapi akan memampukan
orang orang yang terpanggil..
Komentar
Posting Komentar